Komunikasi Kontemporer

            Komunikasi kontemporer berasal dari 2 suku kata, yaitu komunikasi dan kontemporer. Secara harfiah, komunikasi berasal dari bahasa latin, “communis” yaitu membangun kebersamaan antara 2 orang atau lebih. Secara ilmiah, komunikasi berasal dari kata “to communicate” artinya upaya untuk membuat pendapat, menyatakan perasaan,menyatakan perasaan, menyampaikan informasi agar diketahui/dipahami oleh orang lain.

            Kata kontemporer yang berasal dari kata “co” yang artinya bersama dan “tempo” yaitu waktu. Jadi menurut kata, kontemporer adalah waktu bersamaan.  Secara umum, kontemporer artinya, kekinian, modern, atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini.

            Jadi, komunikasi kontemporer adalah perkembangan komunikasi yang terpengaruh oleh dampak modernisasi. Komunikasi kontemporer sering diidentik dengan Komunikasi Virtual, komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui internet atau cyberspace. Komunikasi yang dipahami sebagai virtual reality pada ruang lingkup alam maya dengan menggunakan internet. Komunikasi kontemporer sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Internet merupakan media komunikasi yang sangat efektif bagi umat manusia di dunia.

             Jenis-jenis komunikasi kontemporer atau komunikasi virtual, yaitu :

a.    Email

Electronic Mail. Pesan biasanya berupa teks yang dikirimkan dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet. Sebuah alamat email biasanya memiliki format semacam username@gmail.com. Dari sisi biaya, pengguna e-mail juga bisa menikmati penghematan yang luar biasa. Selain itu e-mail juga multifungsi, bisa untuk sekedar mengirim kabar berita ke teman atau keluarga atau membalas surat biasa, melalui e-mail kita juga bisa mengirim aplikasi lamaran kerja atau transaksi bisnis dan kegiatan ekonomi lainnya. Pendek kata, e-mail adalah satu berkah (blessing) yang disumbangkan oleh teknologi telekomunikasi.

b.    Chat

Chatting adalah suatu program untuk para pengguna internet dimana saja berada agar bisa mengenal satu sama lain walaupun dia berada jauh dari kita. Dengan Chatting kita juga bisa melihat wajah orang yang baru kita kenal tersebut jika di komputer kita ada satu alat yang disebut WEBCAM.

c.    Web

World Wide Web - yakni sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh perangkat lunak yang disebut browser. Web adalah sistem pengiriman dokumen tersebar yang berjalan di internet. Web sekarang telah menjadi media yang sangat penting bagi periklanan dan alamat web sekarang sudah umum dijumpai pada majalah, surat kabar, dan iklan televisi. Kelebihan dari Web adalah :

·         Buka 24 jam/hari

·         Tidak bergantung kepada time zone, time difference

·         Menjangkau seluruh dunia, menghilangkan batas ruang dan waktu

·         Dapat digunakan untuk menyediakan informasi sedetail mungkin dan selalu up to date.

Terdapat 10 Teori dalam Komunikasi Kontemporer :

1.      Individual Differenet Theory

Menurut teori ini, individu sebagai anggota khalayak sasaran media massa secara efektif. Pesan – pesan yang disampaikan media massa ditangkap individu sesuai karakteristik dan kebutuhan personal individu.

2.      Social Categories Theory

Menurut teori ini, meskipun masyarakat modern bersifat heterogen, individu yang masuk dalam kategori sosial tertentu atau sama akan cenderung memiliki perilaku atau sikap yang kurang lebih sama.

3.      Social Relationship Theory

Suatu kegiatan yang menghubungkan kepentingan antarindividu, individu dengan kelompok atau antar kelompok yang secara langsung ataupun tidak langsung.

4.      Cultural Norms Theory

Media massa melalui informasi yang disampailan dengan cara tertentu dapat menimbulkan kesan yang oleh khalayak disesuaikan oleh norma dan nilai budaya.

5.      Social Learning Theory

Proses belajar melului media massa sebagai pengganti proses belajar secara tradisional.

6.      Agenda Setting Model Theory

Apabila media memberi tekanan pada suatu peristiwa, makamedia akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya penting.

7.      One Step Flow Model Theory

Setiap media massa mempunyai kekuatan berbeda. Aspek seleksi penyaringan dari audience mempengaruhi dampak pesan.

8.      Two Step Model Theory

Media massa memiliki kredibilitas tinggi dan kemudahan akses bagi semua orang sehingga proses penerimaan tidak memerlukan perantara.

9.      Multistep Flow Model Theory

Interaksi antara pesan dan media massa serta perantara / pemuka pendapat menjadi dinamis dan tidak berlaku satu arah saja.

10.  Teori Difusi & Inovasi

Menjelaskan bagaimana proses suatu inovasi disampaikan melalui saluran-saluran tertentu sepanjang waktu kepada kelompok anggota dari sistem sosial.

            Komunikasi Virtual atau komunikasi kontemporer memiliki kelebihan dan kekurangan, dan adapun kelebihan dari Komunikasi Virtual yaitu :

1.    Sebagai media komunikasi interaktif feedback yang terjadi dalam komunikasi interaktifterjadi langsung dari komunikannya.

2.    Memecahkan persoalan materialisme dan konsumenisme lewat komunikasi virtual kita bisa mengetahui semua yang ada di dunia ini melalui internet, jika kita menginginkan sebuah foto artis atau pujaan kita, maka kita tidak lagi susah susah untuk mencari atau membeli karena kita bisa mendapatkan secara gratis melalui internet.

3.    Mengurangi persoalan HIV/AIDS. Melalui internet kita bisa memuaskan hasrat seks tanpa adanya ketakutan terkena virus-virus seksual.

4.    Mengurangi konflik sosial, ekonomi, dan politik. Walaupun dalam dunia mayakita bisa berinteraksi dengan kebudayaan lain dan bisa menimbulkan suatu konflik, tapi disini kemungkinan munculnya konflik sangatlah sedikit.

5.    Terbebas dari “Urban Decay” dan “Social Disintegration”, persoalan kemacetankepadatan penduduk, sampah, merupakan persoalan kota besar yang dapat dikurangkan apabila sebagian kehidupan fisik dialihkan kedalam kehidupan virtual.

6.    Memecahkan persoalan kebebasan dari demokrasi. Cyberspace menjadi sebuah “Public Sphere” yang ideal, yang tidak dapat ditemukan  di dalam kehidupan nyata.

Dan adapun kekurangannya, yaitu :

1.    Pengguna internet yang terlalu berlebihan akan menjadi over dan kemungkinan menjadikan dunia maya menjadi suatu penyalur hasrat.

2.    Cyberspace menjadi penyalur kejahatan, sadisme, kedangkalan bahkan hasrat seks.

3.    Cyberporn, menjadi persoalan masa depan karena cyberspace yang tanpa identitas.

4.    Cyberspace menjadi ajang kebrutalan semiotic.

Comments